INDRAGIRI HILIR — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang jatuh pada Ahad, 14 Juni 2026, menjadi ajang refleksi terhadap kondisi pembangunan daerah yang dinilai masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama pada sektor infrastruktur.
Anggota DPRD Provinsi Riau dari daerah pemilihan Indragiri Hilir, Samsuri Daris ST MT, usai menghadiri sidang paripurna DPRD Inhil Ahad (14/6/2026) menyebut bahwa persoalan infrastruktur hingga kini masih menjadi keluhan utama masyarakat di berbagai wilayah.
“Setiap turun ke lapangan, baik dalam kegiatan reses maupun kunjungan kerja, persoalan infrastruktur hampir selalu menjadi aspirasi utama masyarakat,” kata Samsuri Daris.
Menurutnya, keterbatasan akses jalan dan jembatan di sejumlah daerah, khususnya wilayah pesisir dan pedalaman, berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Kondisi geografis Inhil yang didominasi laut, sungai dan rawa membuat sebagian wilayah masih bergantung pada transportasi air. Hal ini menyebabkan biaya logistik menjadi tinggi dan berdampak pada harga kebutuhan pokok di tingkat masyarakat.
“Akibat akses yang terbatas, distribusi barang menjadi mahal. Ini tentu berpengaruh pada daya beli masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai pembangunan infrastruktur dasar di Inhil masih belum merata dan membutuhkan perhatian serius dari seluruh tingkatan pemerintah, baik kabupaten, provinsi, maupun pusat.
“Kita tidak bisa bicara percepatan ekonomi jika akses dasar masyarakat belum terpenuhi dengan baik,” tegasnya.
Dalam momentum hari jadi ini, Samsuri juga mengingatkan agar peringatan HUT tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi titik evaluasi terhadap capaian pembangunan yang telah dilakukan.
“HUT ke-61 ini harus menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama infrastruktur,” katanya.
Kabupaten Indragiri Hilir yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kelapa terbesar di Indonesia memiliki potensi ekonomi yang besar. Namun, keterbatasan infrastruktur dinilai masih menjadi penghambat utama dalam pengembangan potensi tersebut.
Di usia ke-61 ini, harapan masyarakat pun tertuju pada percepatan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan, sehingga kesejahteraan dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.
DPW PKS Provinsi Riau Situs Resmi DPW PKS Provinsi Riau
